22/09/11

Kau Bukan Kekasih

Pernah aku berkata bahwa aku tak cinta
Pernah aku merasa dia bukan siapa – siapa
Aku pernah selalu menganggapnya biasa
Pernah untukku dia dan lain sama saja

Terasa berselangnya waktu
Membuat hatiku menyadari bahwa aku mencintaimu
Aku tak tahu apa yang membuat itu ada padaku
Tapi aku merasa bahwa kini aku memilikimu

Kau, kau begitu berarti lebih
Kau, kau tulis cerita tersendiri
Kau, kau yang selalu ada dalam sanubari
Kau, kau hingga kini yang terukir dalam hati

Tapi, apa semua anganku telah sia – sia
Setelah semua anganmu menjadi nyata
Kau, kau yang menganggapku terlalu dini
Kau anggap slalu anggap aku tak mengerti arti ini

Perih air mata yang basah
Terus menerus menetes luka
Aku mulai bertanya
Apa semua impianku memang fana ?

Lalu, apa kau mendengar aku menjerit ?
Jerit sakit yang menggigit
Dalam luka, dalam lara dan dalam hampa
Kemana kau kini sebenarnya ?

Dia ingin aku berkata cinta
Dia yang tak pernah mengerti tentang sebuah arti
Dia yang bahagia jika aku mencinta
Dia, dengar ! Aku mencintainya bukan tuk kekasih

Kau bukan kekasih,
Yang membuatku jatuh hati
Kau bukan kekasih,
Yang berkorban untukku lebih
Kau bukan kekasih,
Yang senantiasa mendampingi
Kau bukan kekasih,
Yang membantuku berdiri
Kau bukan kekasih,
Untuk sebuah hati perih karena kau sakiti

Dalam goresan tinta
Tak mampu untukku bercerita
Ini bukan sebuah puisi curahan hati
Ini bukan sajak tak terbalasnya kasih
Sebuah coretan tentang kisah
Ini tentang cinta, makna yang apa adanya

Untukmu cinta,
Sayang dari seorang yang kau kata tak mengerti
Kasih dari seorang yang tak pernah kau anggap berarti

Untukmu cinta,
Buat tawa dan canda
Yang dulu pernah ada
Cipta kembali menjadi nyata

Untukmu cinta,
Baca hatiku hingga kau tahu
Rasanya aku kini dan dulu

Kau memang bukan kekasih,
Tapi bagiku kau kini jauh lebih berarti
Kau dan kau
Selalu terlukis dalam sanubari
Hingga aku mati


Untukmu cinta,
Yang telah beranjak dari tempat berpijak
Ingatlah aku selalu walau sebatas hati
Ku tahu kau tetap bijak
Sampai kita berjumpa nanti

Untukmu cinta,
Rinduku selalu disisi
Cintaku selalu mengiringi
Salam cintaku selalu pada tiap sujud illahi



Created at 2nd grade Junior High School
for everyone who had been at 3rd

Tidak ada komentar:

Posting Komentar